Rabu, 07 Agustus 2019

Pengertian Li-Fi, Fungsi, Keuntungan, dan Kelemahan

Pengertian Li-FI - Li-Fi merupakan salah satu teknologi masa depan yang akan direalisasikan sbagai media pengantar jaringan internet. Li-Fi hampir menyerupai Wi-Fi tapi beda dalam banyak hal. Li-Fi menggunakan cahaya sebagai media pengantar sedangkan Wi-Fi menggunakan spektrum Elektromagnetik. Untuk lebih mengetahui lebih jelas mengenai Li-Fi bisa kalian simak pembahasan saya kali ini.
Pengertian Li-Fi, Fungsi, Keuntungan, dan Kelemahan

Pengertian Li-Fi

Li-Fi singkatan dari Light Fidelity merupakan teknologi Komunikasi dua arah yang mempunyai kecepatan tinggi, dan hampir mirip dengan teknologi Wi-Fi, li-Fi mentransmisikan data menggunakan bantuan cahaya. Li-Fi digadang gadang akan menggantikan Wi-Fi di masa depan, tapi hanya sebatas opini.

Lifi dikabarkan mencapai kecepatan 100 Gbps. Kecepatan tersebut merupakan 100 kali lebih cepat daripada Wi-Fi. Li-Fi salah satu teknologi yang ramah lingkungan nan praktis. Karena teknologi tersebut bekerja pada kelipan cahaya yang tak terlihat yang dipancarkan dari lampu LED. Lampu LED tersebut bukan sekali berkedip tapi ribuan kali kedip setiap satu detik. Maka dari itu Li-Fi ini digadang gadang akan digunakan sebagai pembuat koneksi untuk perangkat rumah.

Standar Li-Fi

Seperti halnuya Wi-Fi, Li-Fi distandarisasi menggunakan protokol 802.11 yang serupa dengan Wi-Fi. Namun bedanya Li-Fi menggunakan komunikasi sinar ultraviolet, inframerah dan cahaya tampak (bukan gelombang frekuensi radio). Tetapi Li-Fi ini mempunyai bandwith yang lebih besar

Standar IEEE 802,15,7 yang mendefinisikan Phisic Layer (PHY) dan lapisan Media Control Acces (MAC). Standar ini dapat memberikankecepatan data yang cukup menstransmisikan layanan berupa audio, video, multimedia, dan banyak yang lainnya. PHY juga memperhitungkan mobilitas transmisi optik, kompabilitasnya dengan pencahayaan buatan yang hadir dengan berbagai infrastruktur, dan interferensi yang memungkinkan dihasilkan oleh pencahayaan dari sekitar lingungan. lapisan MAC ini memungkinkan penggunaan tutan dengan lapisan lainnya sperti halnya protcol TCP / IP.
Standar tersebut dapat kita definisiakn menjadi 3 bagian PHY dengan tingkatan yang berbeda :
  1. PHY 1 yang didirukuan untuk digunakan kepada aplikasi outdoor dan bekerja dari 11,67 kbit / s dan sampai 267,6 kbit/s
  2. Bagian PHY 2 dapat digunakan sebagai media pengatar dengan kecepatan 1,25 Mbit/s menjadi 96 Mbit/s
  3. PHY # yang digunakan untuk berbagai sumber emisi dengan metode modulasi tetentu yang bisa kita sebu tdengan color shift keying (CSK). PHY 3 ini dapat mencapai kecepatan 12 Mbit / s sampai dengan 96 Mbit/s
Itulah standar PHY sebetulnya masih banyak yang harus saya kupas, tapi ilmu saya masih sebatas itu, daripada salah saya akan berhenti sejenak mengenai pembahsan stadar Li-Fi. 

Fungsi Li-Fi

Sama halnya dengan Wi-Fi, Lifi juga digunakan sebagai media pengantar internet tapi yang membedakan hanya dalam pengantarnya. Li-Fi menggunakan cahaya sedangkan Wi-Fi menggunakan elektromagnetik. Maka dari itu jika kalian tahu fungsi Wi-Fi kalian juga mengerti pula fungsi dari Li-Fi ini. Maka dari itu kita pindah ke pembahasan Keuntungan dan Kelemahan Menggunaan teknologi Li-Fi.

Keuntungan Li-Fi dan Kelemahan Li-Fi

Semua peralatan buatan manusia pasti memiliki keuntungan dan sisi kelemahannya. Pada artikel ini saya akan bagi juga mengenai keuntungan Li-Fi dan Kelemahan Li-Fi.

Keuntungan Li-Fi

  1. Dapat Bekerja di bandwith yang lebih tinggi.
  2. Dapat bekerja di daerah rentan terhadap gangguan elektromagnetik
  3. Bekerja dengan kecepatan tinggi.
  4. Lebih aman
  5. Ramah Lingkungan
  6. Tidak perlu banyak kabel terpasang
itu sedikit mengenai Keuntungan Li-Fi

Kelemahan Li-Fi

  1. Hanya bisa digunakan di dalam ruangan yang terpancar cahaya Li-Fi
  2. Tidak dapat menembus tembok
  3. mungkin akan lebih susah mengkoneksikan, bayangkan saja jika kita membelakangi cahaya tersebut, maka kita tidak dapat berselancar di dunia internet donk.

Walau terdapat kekurangan tapi semakin hari semakin berkembang maka kelemahan tersebut akan teratasi dengan melakukan berbagai riset. Tapi saya pikir hanya sebagian saja menggunakan teknologi Li-Fi ini karena lebih mudah ketika menggunakan Wi-Fi. Bayangkan saja Jika kita membelakangi cahaya tersebut maka tidak akan terkoneksi kan Perangkat kita. Maka dari itu Wi-Fi tetep sebagai media pengatar. Dan hanya butuh pengembangan saja.

Itu saja yang dapat saya bahas mengenai Pengertian Li-Fi, Apa Itu Li-Fi, Standar Li-Fi, Fungsi Li-fi, dan Keuntungan Li-Fi, dan kelemahan Li-Fi. Semoga postingan ini bermanfaat sebagai menambah ilmu, sebagai bahan tugas, ataupun haya sebagai wawasan semata. Jika kalian ingin bertanya jangan ragu untuk bertanya dengna cara menuliskannya di kolom komentar. Sekian dan Terima Kasih telah berkunjung di Situs Kami.

Pengertian Li-Fi, Fungsi, Keuntungan, dan Kelemahan
Terima Kasih

Selasa, 06 Agustus 2019

Sejarah Li-Fi (Lengkap dan Jelas)

Sejarah Li-Fi - Wi-Fi sih pasti kalian kenal, tapi kalau ini beda. Ini Li-Fi yang merupakan media pengantar data yang mempunyai kecepatan mencapai 100 Gbps. Li-Fi ini mengantarkan menggunakan Cahaya. Widih kemarin aja yang Wi-Fi udah lebih dari cukup. Malah tambah teknologi Baru. Ya begitulah, semakin maju semakin berkembang donk teknologinya. Pada Artikel Ini saya akan membahas sejarah Li-Fi. Konsep pembelajaran saya. Tahu Sejarah terus tahu pengertian, dan fungsinya. Biar mengerti seluk beluknya. Lanjut ke pembahsan
Sejarah Li-Fi

Sejarah Li-Fi

Li-Fi merupakan media pengatar data biasanya digunakan internet, dengan menggunakan perantara cahaya. Li-Fi ini diciptakan oleh Professor Harald Haas dengan gagasan "data nirkabel dari setiap cahaya". yang diperkenalkan di TED Global Talk 2011-nya. Professor merupakan ketua Professor Komunikasi yang bergerak di Universitas Edinburgh, dan beliau merupakan pendiri PureLiFI.

Isitilah umum Li-Fi dalam bahasa inggris Visible Light Communication (VLC) jika pada bahasa indonesia kita kenal dengan Komunikasi Cahaya Tampak. Sejarah Li-Fi sudah ada pada tahun 1880-an, yang mencakup penggunaan bagian cahaya yang tampak dari spektrum elektromagnetik yang digunakan untuk mengirimkan suatu informasi.

Dalam Proyek D-Light di Edinburgh Institute for Digital Communications yang didanai sejak Januari 2010 sampai januari 2012. Dan Professor Hass mempromosikan teknologi tersebut dalam TED Global Tahun 2011, dan dapat membantu sebuah perusahaan guna memasarkan produk tersebut secara luas. PureLiFi, sebelumnya PureVLC, yang merupakan produsen peralatan (OEM) asli yang telah siap memasarkan produk Li-Fi untuk diintegrasi menggunakan lampu sorot yang ada. 

Pada Bulan Oktober 2011, Perusahaan dan Kelompk industri membentuk suatu Li-Fi Consortium (Konsorsium Li-Fi), yang digunakan dalam mempromosikan sistem pengantar cahaya yang berekecapatan tinggi dan juga digunakan untuk mengatasi keterbatasan spektrum yang menggunakan nirkabel berbasis radio, yang memanfaatkan spektrum elektromagnetik.

Sejumlah perusahaan juga menwarkan produk VLC uni-directional, Yang tidak menyerupai dengan Li-Fi yang merupakan istilah definisi oleh Komite Standarisasi IEEE 802.15.7r1.

Pada Tahun 2012 Teknologi VLC  dipamerkan tentunya menggunakan teknologi Li-Fi. Pada bulan Agustus 2013, kecepatan mampu mencapau 1,6 Gbit/s yang ditunjukkan pada satu warna LED. Lifi atau VLC ini pada bulan Spetember 2013 sebuah siaran pers mengatakan bahwasanya Li-Fi, atau VLC ini pada umumnya tidak perlu kondisi cahaya yang terang. Pada bulan Oktober 2013 perusahaan dari China mengembangkan Li-Fi.

Perusahaan Rusia Stins Coman pada bulan April 2014 mengumumkan pengembangan jaringan lokal nirkabel Li-Fi yng mereka sebut dengan nama BeamCaster. BeamcCaster tersebut dapat menembus tranfer data mencapai 1,25 gigabyte per detik (GB/s) tapi diperkirakan kecepatan tersebut dapat meningkat hingga 5 GB/ s dalam waktu dekat. Pada Tahun 2-14 sebuah rekor kembali muncul, dari salah satu perusahaan meksiko Sisoft juga memperkenalkan Li-Fi pengembangannya yang dapat mentransfer dengan kecepatan 10 GB/s yang melintasi spektrum cahaya menggunakan pancaran lampu LED.

Kalian Harus Tahu, Penerima optik CMOS terpaduyang digunakan dalam sistem Li-Fi yang dapat diimplementasikan dengan Avalnche photodiodes (APDs) yang mempunyai tingkat sensitivitas rendah. 

Li-Fi sendiri masih tahap perkembangan. Karena digadang gadang teknologi ini yang akan menjadi media tren IoT. Mari kita tunggu adanya Li-Fi, yang mempunyai kecepatan super, anti lemot dan super sekali.

itu saja pembahasan mengenai Sejarah Li-Fi, Semoga dengan artikel ini memberi manfaat kepada klian sebagai ilmu, tugas, ataupun hanya sebagai wawasan saja. Nantikan Artikel saya selanjutnya mengenai bidang teknologi yang luar biasa dan hitz. Sekian dan Terima Kasih Telah berkunjung di situs kami.

Sejarah Li-Fi (Lengkap dan Jelas)
Terima Kasih