Senin, 30 September 2019

Pengertian SSD (Solid State Drive), Cara Kerja, Komponen, Penjelasan SSD

Pengertian SSD (Solid State Drive) - Pada kesempatan kali ini kita akan membahas seputar SSD. SSD ini bisa dikatak serupa dengan Hard disk yang sama sama berfungsi untuk menyimpan data, Tapi perbedaan antara harddisk dengan ssd yakni cara kerja penyimpanan yang digunakan. SSD ini pula juga fungsinya sama dengan Harddisk. Untuk itu simak terus penjelasan seputar ssd yang akan kami bahas.


Apa itu SSD (Solid State Drive), Cara Kerja, Komponen dan Pengertian SSD

Pengertian SSD

SSD kependakan dari Solid State Drive, SSD adalah perangkat penyimpan data yang menggunakan serangkaian Integrated Circuit sebagai memory yang digunakan dalam menyimpan berbagai data ataupun informasi. media ini seperti halnya harddisk yang berfungsi menyimpan data. Yang membedakan antara SSD dengan Harddisk yakni penyimpanan data SSD ini menggunakan serangkaian IC. SSD juga non-volatile memory berarti data yang berada dalam SSD tidak akan terhapus ataupun hilang walau daya yang diberikan tidak ada atau tidak dialiri.

SSD ini tidak menggunakan piringan sebagai media penyimpanan, jadi beda dengan harddisk, dimana harddisk masih menggunakan piringan untuk menyimpan data. Analogi SSD Seperti halnya flashdisk tapi SSD lebih multi guna daripada flashdisk.

SSD ini juga dianggap lebih canggih daripada flashdisk ataupun harddisk. Bisa kita lihat jika kita membandingkan dengan USB Flash Drive, Kapasitas SSD lebih besar daripada Flash Drive. Tapi jika dibandingkan dengan Hard disk, SSD lebih cepat dengan Harddisk, Walau bisa dibilang harga SSD lebih mahal. Harddisk digerakan secara mekanik yang membaca sebua piringan yang berputar, sedangkan pada SSD bergerak secara elektri yang digunakan untuk menyimpan data ataupun mengambil data. Jika diadu dengan harddisk, Harddisk kalah cepat dengan SSD.

Komponen Komponen SSD

SSD pada umumnya menggunakan Flash memori yang berbasis NAND untuk menyimpan data. Memori ini juga bersifat Non - Volatile yang berarti memori tersebut tidak akan hilang data walau tidak dialiri arus listrik.

Pada dasarnya SSD mirip dengan Harddisk hanya saja SSD tidak menyimpan data di dalam piringan piringan magnetik seperti halnya harddisk. SSD menyiman data di dalam chip memory flash yang berhubungan satu sama lain.

Untuk fungsi SSD bisa kalian lihat di Artikel mengenai harddisk, karena semua fungsi SSD juga sama fungsi Harddisk.

Cara Kerja SSD (Solid State Drive)

Jika kalian mengetahui Flash Memory pasti kalian juga mengerti mengenai cara kerja SSD ini. Apalagi SSD ini nyari mirip dengan komponen penyusun memory. Tapi SSD beda fungsi dari RAM, karena RAM tidak dapat menaruh data ketika laptop dimatikan atau lebih pahammnya ketika laptop mati data di RAM hilang, sedangkan SSD tidak akan hilang walau komputer atau laptop dimatikan.

SSD ini tentunya menggunakan jaringan sel elektrik yang secara cepat dapat memanggil serta mengirim suatu data yang telah diperintahkan. Nah jaringan listrik ini terbagi menjadi bagian bagian sisi yang dapat kita sebut dengan Pages (halaman). halaman atau page ini juga digunakan untuk menyimpan nah setelah ini dijadikan satu untuk membuat suatu block.

File yang tidak berfungsi jika dalam page tersebut terdapat satu block yang ditandai, maka SSD akan segera mengambil block tersebut danasegera menghapus block tersebut semuanya. Jika kalian membeli SSD baru, nah didalam tersebut terdapat banyak blok yang mempunyai page [age yang kosong. Saat pengisian data untuk pertama kali page page tersebut maka penulisan akan berjalan dengan cepat.

Tapi kelamaan SSD tersebut akan mengalami kehabisan page kosong maka dari itu menyebabkan page kosong tersebut tidak akan tertata rapi dan dapat mengakibatkan page menjadi berantakan dimana mana dalam SSD, SSD tersebut kurang dapat menimpa data di dalam data tersebut.
Namu jika kalian ingin menuliskan atau memasukkan file atau data dalam kondisi tersebut maka otomatis drive juga akan menggerakkan sistem atau dapat perhatikan sekama dibawah ini.
  • Mencari blok yang mempunyai page yang masih kosong dan cukup untuk memasukkan data.
  • menyimpan data page apa saja jika dibutuhkan dalam block tersebut.
  • akan dilakukan rest dalam setiap page di dalam block tersebut
  • Akan menulis ulang data yang dibutuhkan de dalam page ke block yang telah direset tersebut.
  • Untuk menyimpan akhirnya data disimpan atau dituliskan dalam data baru tersebut.

Perbedaan Harddisk dan SSD

Komponen
HDD
(Hard Disk Drive)
SSD
(Solid State Drive)
Daya
6 - 7 watt
2 - 3 watt
Harga
Lebih Murah
Lebih Mahal daripada Harddisk
Kapasitas
Maksimal Tercata 6 TB
Max : 1 TB
Waktu booting
30 - 40 detik
10 - 13 detik
Noise (kebisingan)
Terdapat piringan yang bergerak sehingga terdapat suara bising
Tidak memiliki komponen seperti layaknya piringan di harddisk yang bergerak sehingga tidak menghasilkan suara bising
Getaran
Terdapat getaran
Tidak terdapat getaran
Panas
Menghasilkan panas, karena adanya pergerakan
Tidak ada menghasilkan panas
Failure Rate
1,5 juta jam
2.0 juta jam
Kecepatan baca / tulis
diantara 50 – 120 MB/s
Umumnya mampu 200 MB/s, bahkan mampu 550 MB/s untuk SSD yang canggih.
Enkripsi (kode sandi)
FDE (Full Disk Encryption)
FDE (Full Disk Encryption)
Kecepatan buka file
Lebih lambat
30% lebih cepat dari Harddisk
Imbas Gaya Magnet
Gaya magnet dapat menghalangi piringan
SSD aman terhadap imbas gaya magnet
Jangka Waktu
Tidak ada jaminan tentu kapan harddisk rusak. Biasanya cukup lama, dibanding SSD. Beda halnya dengan jatuh atau kerusakan komponen harddisk.
SSD Dapat bekerja optimal kurang lebih 7 tahun. Tergantung seberapa keras pemakain yang dilakukan.

Nah di akhir kata ini, Itu saja yang dapat kami tuliskan mengenai Pengertian SSD. Semoga dengan artikel dapat membuat kalian paham mengenai Teknologi SSD yang saat ini digadang gadang sebagai pengganti harddisk karena berbagai kecanggihan tersebut. Jika terdapat pertanyaan bisa kalian tanyakan dengan cara menulis di kolom komentar atau menulis kontak form di situs kami. Sekian dan terima kasih telah berkunjung di situs kami, dan nikmati setiap artikel yang kami tulis.

Pengertian SSD (Solid State Drive), Cara Kerja, Komponen dan Pengertian SSD.

Terima Kasih

Sabtu, 03 Agustus 2019

Pengertian, Cara Kerja, dan Fungsi Harddisk

Pengertian, Fungsi , dan Cara Kerja Harddisk - Kembali lagi dengan saya dengan postingan yang bermanfaat dan menambah informasi kalian. Kali ini saya akan share seputar Harddisk. Jika kalian belum tahu harddisk, bisa kalian lihat di dalam hardware laptop kalian atau paling enak lihat komponen komponen komputer kalian. Atau bisa lihat gambar dibawah ini.
Pengertian, Cara Kerja, dan Fungsi Harddisk

Pengertian Harddisk

Harddisk atau yang bisa kita sebut dengan Cakram keras, merupakan sebuah komponen hardware yang berguna untuk menyimpan data sekunder dan harddisk ini berisi dengan piringan/ platter magnetis. Harddisk diciptakan pertama kali pada tahun 1956 oleh Reynold Johnson. Harddisk pertama kali di ciptakan berukuran besar sekitar 0,6 meter yang terdiri dari 50 piringan, Harddisk ini memiliki kecepatan rotasi mencapai 1200 rpm, dengan kapasitas yang hanya dapat menyimpan 4,4 MB, coba bayangkan di era sekarang beda jauh kapasitasnya. Padahal Harddisk sekarang hanya berukuran 0,6 cm memiliki kapasitas 500 GB - 3 TB. Coba bayangkan kalau Harddisk tersebut berukuran 0,6 meter, mau bawa laptop gimana caranya thuu....

Harddisk ini juga memiliki kemampuan menyimpan data walau tidak ada aliran listrik (non-volatile). Harddisk tersebut terdapat lebih dari satu piringan. Fungsi piringan pada harddisk tersebut digunakan untuk memperbesar kapasitas data yang dapat ditampung oleh harddisk tersebut.

Harddisk tidak tahan terhadap goncangan, karena sifatnya yang rapuh. Harddisk dalam perkembangan yang dapat kita lihat, semakin kesana semakin tipis, walau bodi tipis Kapasitas tampungan lebih besar. Harddisk bisa kalian pasangkan di Komputer, Laptop, atau sebagai Harddisk Eksternal. Ada 2 katergori Harddisk dalam kegunaannya :
1.  Harddisk Internal : merupakan harddisk yang terpasang di Laptop kalian atau komputer kalian.
2.  Harddisk Eksternal : merupakan Harddisk yang tidak terpasang di laptop yang bisa di colokka jika kalian menginginkan, harddisk eksternal ini menggunakan colokkan USB untuk menghubungkan ke Laptop.

Komponen Komponen Harddisk

Harddisk terdiri banyak komponen dalam menyimpan suatu data, pada postingan saya kali ini saya juga akan menjelaskan komponen komponen Harddisk, berikut komponen komponen Harddisk.
Pengertian, Cara Kerja, dan Fungsi Harddisk
  • Platter/ piringan
Platter merupakan komponen yang tercipta dari bahan keras laksana alumunium, kaca atau keramik yang diselimuti dengan bahan bahan magnetis yang mempunyai manfaat sebagai penyimpan data di komputer kalian. Jika kalian membuka harddisk dan terdapat platter lebih dari sayu digunakan sebagai menampung kapasitas harddisk, maka dari itu semakin harddisk berkapasitas besar maka terdapat platter lebih dari satu.
  • Spindel
Spindel merupakan komponen yang digunakan untuk menyangga platter agar tetap pada posisi ya saat platter berputar. Pada Bagian Spindel terdapat motor yang digunakan sebagai pemutr platter dengan kecepatan yang cukup tinggi.
  • Read / Write head
Read / Write head merupakan komponen yang digunakan untuk mencatat, membaca, atau digunakan untuk menghapus data pada platter. di bagian ini terdapat satu head di sisi pirignan, sisi yang pertama digunakan untuk menulis, dan sisi lainnya digunakan untuk menyimak. Saat menjalankan tugasnya Read./ Write ini dibantu dengan actuator arm.
  • Read / Write Actuator Arm
Read / Write Actuator ini mempunyai peran seperti halnya jenis pemutar musik pada zaman dulu digunakan. Arm ini mempunyai manfaat untuk menyesuaikan posisi read/write head yang cocok dengan tempat data yang akan ditulis pada patter.

Cara Keja Harddisk

platter merupakan salah satu komponen harddisk yang terdiri dari berbagai material, material tersebut yaitu material magnetik yang terbagi menjadi bermilyaran lokasi yang sangat kecil. Setiap satu area tersebut dapat digunakan untuk menyimpan 1 (diserahkan gaya magnet), untuk menyimpan 0 (tidak diserahkan gaya magnet). Dengan begitu jika kalian membulatkan nilainya maka akan dihasilkan suatu informasi. Seabagi Contoh Satu kata dapat mewakili 8 bit atau 1 byte.

Gaya magnet pada harddisk ini digunakan untuk penyimpanan data komputer agar data pada komputer dapat tersimpan walau perangkat dimatikan. Sebagai contoh jika kalian memberikan daya magnet terhadap paku, maka paku tersebut akan tetap dialiri oleh gaya magnet.

Data yang kamu simpan di harddisk data tersebut tidak langsung ditulis secara berhamburan begitu saja di platter. Melainkan data tersebut disimpan dengan sangat bak pada pla platter. Bit data akan tersusun secara konsentris dan melingkar yang biasa disebut dengan track. Track ini dibagi menjadi lokasi yang lebih kecil kecil, dan biasanya disebut dengan sector.

Pada unsur dari harddisk terdapat sistem yang berguna untuk menyimpan peta tentang segala informasi dari semua data padi sector. Peta ini dapat memahami sector mana yan sudah kalian pakai dan dapat menemukan mana yang masih kosong. Pada sistem operasi windows peta tersbut kita kenal dengan File Allocation Table (FAT). Jika kalian ingin menyimpan informasi baru, maka akan berproses dulu di Peta guna menggali sektor mana yang masih kosong.

Lalu proses selanjutnya akan di read / write head untuk beralih dan melintasi platter yang digunakan untuk menemukan tempat yang tepat, akhirnya data akan disimpan di tempat tersebut. 

Untuk menyimak sebuah informasi maka proses yang akan dilakukan sebaliknya. Dimana Sector tersebut yang akan dicari, begini maksut saya menyimak data informasi tersebut akan disampaikan ke peta dan mencari file yang telah ada. setelah itu langsung di read / write head dan mencari sector yang kalian simak tersebut.

Himbauan agar harddisk kalian berjalan dengan baik dan tetap terjaga keprimaannya. Hindari komponen komponen harddisk dari debu karena dapat mengganggu kestabilan yang dapat merusak bahan magnettis pada platter.

Fungsi Harddisk
Fungsi harddisk seperti halnya flasdisk tapi fungsi harddisk lebih besar sebagai yang saya utarakan di bawah ini :
  1.  Sebagai penyimpan data, file dan lain lain, hampir sama dengan flashdisk dapat digunakaan untuk menyimpan file berkestensi doc, .exe, .mp3 dan ekstensi lainnya.
  2. Dapat digunakan untuk backup data, karena menurut saya harddisk ini aman dan jangka waktu lebih lama tergantung penggunaan. 
  3. Digunakan untuk menyimpan database, Database merupakan salah satu elemen tepentung dalam sistem komputer, 
  4. Digunakan untuk peletakan Operating System (OS) atau Sitem Operasi,  Agar komputer bisa hidup perlu sistem operas contohnya windows, windows disini bukan semata mata muncul sendiri tapi diinstal dan diletakkan di Harddisk ini.
Itu saja postingan kali ini semoga dengan artikel ini dapat bermanfaat untuk kalian semua. nantikan postingan saya yang lain. Sekian dan Terimakasih telah berkunjung di situs kami.

Pengertian, Fungsi , dan Cara Kerja Harddisk 
Terimakasih

Sabtu, 27 Juli 2019

Pengertian Flasdisk, Fungsi Flashdisk, & Tips Membeli Flashdisk

Pengertian Flashdisk, dan Fungsi Flashdisk - Di era sekarang kita pasti pernah menggunakan media penyimpanan untuk memindah data dari satu Komputer lain ke komputer kita, tapi sekarang bisa kalian gunakan di SmarPhone kalian, dengan bantuan coverter usb to microUSB yang biasa disebut OTG. Untuk memidahkan file ke komputer kita media penyimpanan sementara, bisa saja kalian menggunakan hardisk atau DVD ataupun Flashdisk. Tapi dalam segi kemudahan dalam segala aspek kalian memilih untuk menggunakan Flashdisk, dalam media untuk pemindahan data. Mengapa begitu ?? Pada kesempatan kali ini saya akan kupas tuntas mengenai Seluk Beluk Flashdisk.

Pengertian Flashdisk (Flash Drive)

Flashdisk merupakan suatu media penyimpanan data/file yang berupa NAND, yang dihubungkan melalui port USB, yang dapat menampung berbagai format data serta mempunyai kapasitas yang cukup untuk digunakan kita dalam menyimpan suatu video, tergantung kapasitas flashdisk yang kita miliki.
Pengertian Flashdisk, Fungsi Flashdisk

Di dalam perangkat flashdisk, mempunyai komponen seperti controller dan memori penyimpanan data yang sifatnya non-volatile. non-volatile merupakan penyimpanan data yang tidak akan hilang walau tidak terdapat aliran listrik. Flashdisk mempunyai komponen yang lebih ringkas daripada Hardisk. Bisa kita lihat ketika kita tidak sengaja membua flashdisk, komponennya cukup minimalis, flashdisk pula tidak terdapat piringan, motor, atau part lain seperti halnya hardisk.

Macam Macam Flashdisk (Flash Drive)

Di dalam postingan kali ini saya akan mengkategorikan flashdisk dalam beberapa kategori pembahasan. Selengkpanya pembahasan bisa kalian baca selanjutnya.
  • Bentuk dalam segi bentuk sendiri banyak sekali bentuk unik yang berear di pasaraan, ada yang berbentuk gelang, adapula yang berbentuk standar, ataupun berbetuk boneka. Tegantung minat kita dalam membeli Flashdisk tersebut.
  • Kapasitas Penyimpanan merupakan daya tampung seberapa besar flashdisk tersebut dapat menyimpan data. Kapasitas penyimpanan yang beredar dipasaran juga beraneka ragam, dari kapasitas flash disk yang paling kecil di era sekarang berukuran 1 GB yang jarang kalian punyai, untuk kapasitas yang lain seperti 2 GB, 4 GB, 8 GB, 16 GB, 32 GB, 64 GB, 128 GB, 256 GB, dan yang paling besar yakni 1 TB atau setara dengan 1000 GB. Sayangya belum diapsarkan mengenai flashdisk 1 TB tersebut.
  • Merk/ Brand kalian pernah mendengar flashdisk merk toshiba, philips, sandisk, kingston, sony, hp, dll itu merupakan nama perusahaan yang membuat berbagai kapasitas dan bentuk.

Jenis USB, Flashdisk yang beredar sekarang mempunyai beragam jenis USB . USB sendiri mempunyai banyak varian seperti Type-A, Type-B, Micro-C, Type-C, gmabr perbedaan seperti dibawah ini

Tapi kali ini yang kita bahas hanya mengenai Type-A, karena Flashdisk menggunakan USB port yang seperti Type-A tersebut. Type- A sendiri mempunyai turunan yakni USB 1.1, USB 2.0, USB 3.0, yang membedakan turunan Type-A tersebut kita hanya perlu melihat warna daleman USB tersebut USB 1.0 menggunakan putih, USB 2.0 Menggunakan Hitam, dan USB 3.0 Menggunakan warna Biru. Atau bisa kalian lihat gambar dibawah ini.

Fungsi Flashdisk (Flash Drive)

  • Dapat menyimpan dan memindahkan data.
  • Dapat menampung berbagai format
  • Bisa kita gunakan untuk Sistem Operasi Portable
  • Sebagai media Instalasi sistem operasi baru.

Kelebihan dan Kekurangan Flashdisk
Flashdisk pasti mempunyai kekurangan atau kelbihan yang terdapat dalam suatu flashdisk. Maka dari itu saya disini akan memberikan kelebihan dan kekurangnan dengan mengambil pengalaman pribadi
Kelebihan Flashdisk
  1. Flashdisk mempunyai kapasitas penyimpanan yang cukup besar untuk ukuran segitu.
  2. Memiliki ukuran kecil, atau bisa saya bilang simple, karena muat disaku.
  3. Flashdisk meiliki harga yang lebih terjangkau untuk semua kalangan.
  4. Flashdisk dapat tahan 10 tahun jika penggunaanya tepat.
  5. Tidak mati walau terkena atau tercelup air. Tapi syarat setelah tercelup air jangan digunakan terlebih dahulu, namu kalian harus mengeringkan sekering mungkin sebelum digunakan.
  6. Penyimpanan data terjaga walau tidak dialiri listrik
  7. Bisa kalian gunakan untuk instalasi sistem operasi baru.
Kekurangan Flashdisk
  1. Mudah hilang, karena dengan ukuran flashdisk yang terbilang cukup kecil, kita biasanya lupa atau terselip ketika kita menaruh flashdisk tersebut.

Tips Membeli Flashdisk Yang Baik
  • Harga - Jangan terbesut ingin memiliki flashdisk berkapasitas 64 GB dengan harga yang setara Flashdisk 16 GB. coba bayangkan jika kalian dapat memiliki flashdisk 64 GB dengan harga Flashdisk 16 GB pasti pada banyak yang milih 64 GB nya. Tapi sayangnya semua tersebut hanyala flashdisk palsu (Pengalaman Pribadi).
  • Lihat dari Warna Casing Flashdisk, biasanya flashdisk palsu dengan flashdisk asli pasti memiliki perbedaan, maka hati hati dalam membeli flashdisk. Untuk tips lebih akan saya kupas tunta di postingan saya lainnya.

Ternyata panjang juga saya nulis, semoga artikel ini bermanfaat untuk kalian. Terimakasih kalian mampir di situs kami, sering sering datang ya.